Text
Hubungan Konflik Kerja dengan Kinerja Karyawan PT.Sumatera Hakarindo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara konflik kerja dengan kinerja karyawan PT Sumatera Hakarindo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan memperoleh data berbentuk angka kemudian dilakukan penafsiran mengenai data yang diperoleh. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 92 karyawan dengan ketentuan 30 orang sebagai sampel uji coba, dan 62 orang sebagai sampel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan negatif signifikan berdasarkan koefisien korelasi $r_{xy} = -0,6169$ dengan nilai signifikan sebesar 0,380. Artinya semakin tinggi tingkat konflik kerja, maka semakin rendah kinerja karyawan. Sebaliknya semakin rendah konflik kerja maka akan semakin tinggi kinerja karyawan. Dari perhitungan di atas diperoleh persamaan : $Y = 98,25 - (0,4)X$ . Berdasarkan hasil uji linieritas diperoleh koefisien X sebesar -0,4. Artinya setiap 1 angka pada skala pada variabel X (konflik kerja) akan mempengaruhi perubahan nilai skala variabel Y sebesar -0,4. Nilai b negatif membuktikan bahwa semakin meningkat nilai konflik kerja maka nilai kinerja karyawan akan semakin menurun. Konflik Kerja memberikan pengaruh terhadap Kinerja Karyawan sebesar 38% hal ini berarti masih terdapat 62% pengaruh dari faktor lainnya yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Kata Kunci : kuantitatif, konflik kerja, kinerja karyawan
Tidak tersedia versi lain