Text
Hubungan Kontrol Diri Dengan Perilaku Konsumtif pada Guru Honorer SMP Negeri 24 Medan
Gaya hidup yang berlebihan adalah salah satu bentuk perilaku konsumtif dalam mengkonsumsi
dan memenuhi kebutuhan akan barang secara berlebihan, tanpa memperhatikan kebutuhan
yang paling utama yang harus disediakan. Gaya hidup yang berlebihan dapat mempengaruhi
perubahan ekonomi seseorang. Guru Honorer SMP Negeri 24 Medan tidak mampu mengontrol
diri dalam memenuhi keinginannya tanpa memperhatikan kebutuhan yang harus dipenuhi.
Akses internet yang mudah dapat menjadi faktor guru honorer berperilaku konsumtif
dikarenakan barang tersebut cepat diperoleh hanya dengan memesan barang melalui online
shop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Kontrol Diri Dengan Perilaku
Konsumtif Pada Guru Honorer SMP Negeri 24 Medan. Subjek penelitian ini adalah guru
honorer SMP Negeri 24 Medan sebanyak 35 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan
teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan skala likert yang terdiri dari dua skala
yaitu skala kontrol diri dan skala perilaku konsumtif. Metode analisis data menggunakan
analisis korelasi product moment, untuk mengetahui hubungan antara dua variabel.
Hasil analisis diketahui terdapat hubungan yang kuat yang bersifat negatif antara kontrol diri
dengan perilaku konsumtif. Artinya jika kontrol diri yang tinggi maka perilaku konsumtif akan
rendah dan sebaliknya jika kontrol diri rendah maka perilaku konsumtif akan tinggi. Hasil ini
dibuktikan nilai korelasi $r_{xy} = -0,658$ dengan $sig < 0,001$. Dengan demikian hipotesis
yang diajukan diterima. Kontrol diri memberikan sumbangan efektif terhadap perilaku
konsumtif sebesar 42,3%. Artinya masih terdapat 57,7% pengaruh faktor lain terhadap perilaku
konsumtif. Pengaruh dari faktor lain itu yaitu faktor kebudayaan, kelas sosial, kelompok
referensi, situasi, keluarga, kepribadian, konsep diri, motivasi, pengalaman belajar, dan gaya
hidup.
Kata Kunci : Kontrol Diri, Perilaku Konsumtif
Tidak tersedia versi lain