Text
Hubungan Beban Kerja Terhadap Work-Life Balance Karyawan PT. Wijaya Karya Beton Sumatera Utara
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara beban kerja dan work-life balance pada
karyawan PT Wijaya Karya Beton Tbk. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan
jumlah subjek 64 karyawan. Data penelitian ini diperoleh melalui kuesioner yang dirancang
untuk mengukur beban kerja dan work-life balance. Kuesioner ini menggunakan skala Likert
untuk mengukur kedua variabel tersebut. Kedua skala yang diukur dalam penelitian ini, antara
lain skala beban kerja dengan skala work-life balance. Skala beban kerja dibuat berdasarkan
aspek-aspek beban kerja yang dikemukakan oleh kerja menurut Gawron (sebagaimana dikutip
dalam Toni Anugrah April, 2021) sedangkan skala work-life balance dibuat berdasarkan aspek
aspek work-life balance yang dikemukakan oleh McDonald dan Bradley (sebagaimana dikutip
dalam Anggreni & Santi Budiani, 2021), Penelitian ini menggunakan analisis korelasi product
moment untuk mengevaluasi hubungan antara beban kerja dan work-life balance. Hasil
penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara beban kerja dan work
life balance dengan nilai korelasi rxy = -567 dan signifikansi sebesar 0,000. Selain itu, beban
kerja memberikan pengaruh sebesar 32% terhadap work-life balance, yang berarti masih
terdapat 68% pengaruh dari faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dalam penelitian
ini diperoleh mean empirik beban kerja sebesar 119,33, sedangkan mean hipotetik sebesar
102,5. Hal ini menunjukkan bahwa beban kerja karyawan tergolong tinggi. Mean empirik
work-life balance sebesar 101,84, sedangkan mean hipotetik sebesar 107,5, yang menunjukkan
bahwa work-life balance karyawan tergolong rendah.
Kata Kunci : Beban Kerja, Work-life balance.
Tidak tersedia versi lain